Bentuk-Bentuk Kewirausahaan
Bentuk-Bentuk
Kewiraswastaan yang perlu diketahui antara lain akan dijelaskan berikut ini.
Dengan mengetahui bentuk-bentuk kewiraswastaan diharapkan kita dapat
mempertimbangkan apabila akan terjun dalam dunia wiraswasta. Bentuk-bentuk
wiraswasta adalah sebagai berikut :
1. Wiraswasta Bisnis
Wiraswasta
Bisnis yaitu bentuk wiraswasta yang ditekuni orang dengan cara melakukan analisa
kebutuhan-kebutuhan selera masyarakat baik terhadap barang-barang yang
dikonsumsi masyarakat maupun dalam bentuk jasa.
2. Wiraswasta Uang
Wiraswasta
uang merupakan wiraswasta yang dijalankan dengan cara menyalurkan dan
megumpulkan dana yang bergerak di dalam pasar uang dan modal.
3. Wiraswasta vak
Wiraswasta
vak adalah wiraswasta yang dijalankan oleh mereka yang memiliki keahlian khusu
dalam bidang produksi tertentu. Wiraswasta ini dalam pembulktian prestasinya
terwujud
dalam bidang teknik, melakukan berbagai penemuan baru
di bidang teknik, peniruan dan perbaikan kualitas atas hasil barang
produksinya.
4. Wiraswasta Manajer
Wiraswasta
manajer yaitu mereka yang dapat melakukan usahanya dengan cara menggunakan
pengetahuan bisnis modern dan memperhitungkannya dengan cara yang efisien.
5. Wiraswasta Socual Engineer
Wiraswasta
social Engineer, yaitu mereka yang berusaha mengikat para kerja melalui karya
sosialitas dan pertimbangan atas moral dan kebenaran.
Kegiatan
wiraswasta akan menunjang pembangunan di segala bidang, khususnya dalam bidang
industri dan perdagangan. Pertumbuhan bidang industri yang diikuti oleh
kemajuan
perdagangan akan melahirkan kesempatan kerja baru.
Lapangan kerja baru ini akan menampung tenaga kerja baru dan akan menyebabkan
terjadinya permintaan baru pula.
Sevbagian
besar masyarakat memandang bahawa jabatan sebagai pegawai negeri merupakan
satu-satunya jabatan yang paling ,mulia dan paling terhornat. Mereka menganggap
dan memandang hanya pegawai negerilah satu-satunya yang dapat menyumbang tenaga
bagi pembangunannegara dan bangsa. anggapan ini kurang dapat kita terima di
jaman yang semakin maju ini. Pandangan dan pendapat tersebut akan melahirkan
pandangan yang bernadakan negatif.
Pada
prakteknya untuk menjadi pegawai negeri tampaknya mengahadapi keterbatasan
kesempatan. Saya hidup menganggur, karena saya tidak diterima menjadi pegawai
negeri. Begitulah kira-kira keluhan seorang anak muda yang sekarang banyak kita
dengar. Pada kenyataannya alangkah begitu mulia dan terpuji, jika mereka
menjadi tenaga-tenaga wiraswastawan, karena akan ikut dan menentukan
keberhasilan dalam bidang pembangunan di
segala bidang. Status menjadi wiraswastawan merupakan
motor penggerak bagi pembangunan nasional, karena alasan-alasan berikut ini ;
- Ikut memajukan eperekonomian bangsa dan negara.
- Ikut meningkatkan taraf hidup masyarakat.
- berperan serta mengurangi angka pengangguran dan
- dan ikut mengatasi ketegangan sosial akibat adanya
kesenjangan sosial.
No comments:
Post a Comment