Friday, 27 January 2017

Memajukan Hasil Usaha



. Memajukan Hasil Usaha
            Dalam pembahasan kita kali ini akan dicoba menjelaskan bagaimana memajukan dan mengambangkan usha Salon. Pemilik Salon yang berpeluang tinggi untuk berhasil dalam bisnis salon adalah mereka yang sangat memperhatikan pelayanan kepada pelanggannya atau service oriented. Mereka bukanlah penata rambut dan pemilik salon yang melulu mengejar keuntungan dalam bisnis salon, pokoknya untung dulu, urusan lain belakangan.
            Kalau kita mencermati skema atau bagan profit (laba) suatu usaha adalah menjadi sasaran urtama, untuk dapat mencapai kesasaran yang kiita harapkan tersebut tentunya harus melalui tahap-tahap situasi yang sangat perlu dijalani. Dengan sendirinya bila kita berupaya keras, disiplin dan sabar menapaki setiap anak tangga tersebut. Maka Cepat atau lambat akhirnya profit sebagai tujuan akhir dapat kita raih.





Gambar Bagan Tangga Menuju Profit
1. anak tangga Pertama
            Anak tangga pertama adalah untuk memberikan pelayanan yang baik, bermutu dan lengkap pada saat pelanggan berada di salon, sehingga masih dapat dirasakan sentuhan pelayanan tersebut di kala pelanggan meninggalkjan salon bahkan masih terbayang sampai di rumah. Perluasan pelayanan di salon dapat mencakup jenis layanan jasa maupun penyediaan produk retail perawatan tubuh, wajah dan rambut yang bermutu tinggi dengan hsil yang terlihat nyata.

2. anak Tangga kedua
            anak tangga kedua adalah kelanjutan dari anak tangga pertaama di mana kita akan menemukan pelanggan yang puas karena baiknya pelayanan dan dinikmati pada setiap kunjungan pelanggan yang puas ini akan menjadi promotor terbaik, karena mereka dengan bangga akan meneruskan pengalaman ini kepada teman-temannya.

3. anak Tangga Ketiga
            Kita akan menemukan pelanggan yang setia dan berdedikasi hanya pada pelanggan yang telah beberapa kali nberkunjung ke salon, dimana pada setiap kunjungannya mereka dapat menikmati pelayanan yang memuaskan secara terus menerus dari berbagai faktor seperti : penata rambutnya ramah, pijatan cream bathnya pas, guntingannya cocok, masalah-masalah yang berhubungan dengan rambut seperti kerontokan , ketombe, rambut kusam, bisa teratasi dengan harga yang tidak terlalu mahal. Sampai di rumah masih terasa kalau habis ke salon. Kesetiaan pelanggan tersebut menjadikan pelanggan tidak berdaya dan tidak mau coba-coba ke tempat lain bila harus potong rambut, karena takut ambil resiko kalau-kalau kurang sreg, pokoknya harus salon satu ini saja.

4. Anak Tangga Keempat
            Apabila setiap pelanggan yang datang merasa puas maka akan menjadi setia mereka akan kembali dan kembali lagi, bahkan mengajak teman atau kerabatnya. Dan bila teman atau kerabatnya puas ,mereka menjadi setia dan mengajak teman yang lainnya. Pelanggan pun semakin banyak disertai jadwal kunjungan yang semakin sering. Hari ini untuk masalah rambut, minggu depan untuk masalah kulit berkerut dan seterusnya.
            Sangat jelas, hasil akhir berada di tangga kelima dimana profit atau laba datang dengan sendirinya tentunya jumlah profit yang diperoleh mungkin dapat mengejutkan karena tidak diperhitungkan sebelumnya.
            Ternyata dalam hal ini faktor untuk memajukan usaha dalam bidang salon aadalah pelayanan. Sekarang yang menjadi pertanyaan kita apakah sebenarnya pelayanan itu ? Kebutuhan setiap pelanggan datang ke salon tidak selalu sama, perlu membuat identifikasi kebutuhan tersebut. Kemudian sesuaikan dengan keadaan, kemampuan dan pengalaman lalu tetapkanlah jenis pelayanan yang akan disediakan. apakah hanya difokuskan pada perawatan rambut, wajah atau facial atau dilengkapi dengan perawatan tubuh atau melengkapi layanan SPA (Sante Par Aqua) yang mulai menjamur dan banyak diminati. Semakin lengkap jasa yang tersedia tentunya semakin baik, namun tentunya harus sesuai dengan besarnya dana investasi dan sumber daya manusia yang dimiliki serta target market yang dituju. Karena Investasi untuk menyediakan jasa facial cukup mahal apalagi SPA.
            Selain peralatan dan tata ruang. Pilihan produk yang akan dipakai perlu diperhatikan unsur kualitasnya, jangan memberikan “over promising” (janji Berlebihan) mengenai kegunaan dan hasil akhir dari suatu produk yang ditawarkan di salon.
            Manfaatkan dinding yang kosong dengan menempatkan rak-rak untuk menjual produk retail atau eceran seperti lipstik, produk styling, produk perawatan ketombe, kerontokan rambut, rambut kering dan kusam dan hindari menjual produk yang banyak terdapat di supermarket, sebaiknya hanya menjual produk yang eksklusif untuk salon. Produk seperti ini memberikan nilai tambah bagi penata rambut, karena dijual melalui saran penata rambut, sebagai orang yang paling mengerti tentang rambut dan permasalahannya.
            Selain itu range produk perlku komplit, agar dapat mengatasi segala jenis problem yang dihadapi oleh client. akan terkesan sangat tidak profesional misalnya jika kita menawarkan satu jenis shampoo untuk semua pelanggan. Jenis rambut orang tidak sama, ada yang normal, agak kering, atau berminyak sekali. Shampo untuk rambut normal dipakai di kulit kepala nberminyak akan menjadikan kulit kepala semakin berminyak, sedangkan jenis kulit kepala kering menggunakan shampoo untuk rambut berminyak hasilnya akan semakin kering, bisa langsung berketombe atau rontok.
            Buatllah kartu pelanggan untuk mencatat data pelanggan, dengan mendokumentasikan jenis layanan dan masalah rambut yang pernah dikeluhkan serta perkembangannya selama perawatan hal tersebut akan membantu kita dalam menawarkan alternatif solusii secara lebih profesional.
            Mutu yang baik tidak perlu harus diikuti dengan harga yang mahal. apalagi konsumen sekarang sudah sangat kritis dan persaingan di dunia salon semakin ketat, ditandai dengan menjamurnya salon dimana-mana. Tawarkanlah harga yang pantas dan bersaing.
            Manajemen yang baik akan sangat berperan menghasilkan pelayanan yang dapat dibanggakan. Keteraturan dan pembagian tugas yang jelas, memperhatikan aspirasi dan pendapat karyawan serta menci[ptakan suasana kerja yang nyaman dapat memotivasi kreativitas. Salon sangat membutuhkan kreativitas dan lahirnya ide-ide baru untuk bisa bertahan di lingkungan yang berubah begitu cepat di jaman internet ini.
            Tanpa dukungan karyawan, pelayanan di salon tidak dapat maksimal. Mereka adalah ujung tombak bisnis kita. Pribadi mereka yang ramah dan bersahabat, penampilan tyang ceria dan penolong adalah tambang emaas buat usaha kita. Peran aktif mereka untuk menawarkan produk-produk yang kita pajang di salon sangat dibutuhkan.
            Pemahaman dan keterampilan yang mereka miliki untuk melayani pelanggan perlu dikembangkan dan disesuaikan dengan perkembangan terbaru. Berikanlah mereka kesempatan untuk mengikuti seminar dan training guna mengumpulkan informasi terkini dari dunia mode. rancanglah satu paket penghargaan dan sanksi untuk memottivasi dan mendisiplinkan karyawan. Selanjutnya bentuk team work yang kompak dan saling menfdukung. Receptionist sebagai orang pertama dan terakhir yang akan melakukan kontak dengan calon pelanggan, perlu pelatihan ekstra agar dapat memandu calon pelanggan mendapatkan pelayanan yang tepat dan cepat.
            Salon yang berotientasi pada pelayanan dan konsisten dengan itu tidak akan sempat menghitung hari lagi, mereka akan super sibuk setiap hari, kecapean, tidur dan bangun dengan keberuntungan bertumpuk sebelum mereka menyadarinya.
            Ternyata dari penjelasan di atas kunci untuk memajukan usaha salon di atas tersebut terdiri dari 6 faktor sebagai berikut :
- Memenuhi kebutuhan pelanggan
- Kelengkapan pelayanan
- Mutu pelayanan yang memuaskan
- Harga yang wajar dan bersaing.
- Manjaemen yang baik
- Dukungan karyawan.

No comments:

Post a Comment