. Memajukan Hasil Usaha
Dalam
pembahasan kita kali ini akan dicoba menjelaskan bagaimana memajukan dan
mengambangkan usha Salon. Pemilik Salon yang berpeluang tinggi untuk berhasil
dalam bisnis salon adalah mereka yang sangat memperhatikan pelayanan kepada
pelanggannya atau service oriented. Mereka bukanlah penata rambut dan pemilik
salon yang melulu mengejar keuntungan dalam bisnis salon, pokoknya untung dulu,
urusan lain belakangan.
Kalau
kita mencermati skema atau bagan profit (laba) suatu usaha adalah menjadi
sasaran urtama, untuk dapat mencapai kesasaran yang kiita harapkan tersebut
tentunya harus melalui tahap-tahap situasi yang sangat perlu dijalani. Dengan
sendirinya bila kita berupaya keras, disiplin dan sabar menapaki setiap anak
tangga tersebut. Maka Cepat atau lambat akhirnya profit sebagai tujuan akhir
dapat kita raih.
Gambar Bagan Tangga Menuju Profit
1. anak tangga Pertama
Anak
tangga pertama adalah untuk memberikan pelayanan yang baik, bermutu dan lengkap
pada saat pelanggan berada di salon, sehingga masih dapat dirasakan sentuhan
pelayanan tersebut di kala pelanggan meninggalkjan salon bahkan masih terbayang
sampai di rumah. Perluasan pelayanan di salon dapat mencakup jenis layanan jasa
maupun penyediaan produk retail perawatan tubuh, wajah dan rambut yang bermutu
tinggi dengan hsil yang terlihat nyata.
2. anak Tangga kedua
anak
tangga kedua adalah kelanjutan dari anak tangga pertaama di mana kita akan
menemukan pelanggan yang puas karena baiknya pelayanan dan dinikmati pada
setiap kunjungan pelanggan yang puas ini akan menjadi promotor terbaik, karena
mereka dengan bangga akan meneruskan pengalaman ini kepada teman-temannya.
3. anak Tangga Ketiga
Kita
akan menemukan pelanggan yang setia dan berdedikasi hanya pada pelanggan yang
telah beberapa kali nberkunjung ke salon, dimana pada setiap kunjungannya
mereka dapat menikmati pelayanan yang memuaskan secara terus menerus dari
berbagai faktor seperti : penata rambutnya ramah, pijatan cream bathnya pas,
guntingannya cocok, masalah-masalah yang berhubungan dengan rambut seperti
kerontokan , ketombe, rambut kusam, bisa teratasi dengan harga yang tidak
terlalu mahal. Sampai di rumah masih terasa kalau habis ke salon. Kesetiaan
pelanggan tersebut menjadikan pelanggan tidak berdaya dan tidak mau coba-coba
ke tempat lain bila harus potong rambut, karena takut ambil resiko kalau-kalau
kurang sreg, pokoknya harus salon satu ini saja.
4. Anak Tangga Keempat
Apabila
setiap pelanggan yang datang merasa puas maka akan menjadi setia mereka akan
kembali dan kembali lagi, bahkan mengajak teman atau kerabatnya. Dan bila teman
atau kerabatnya puas ,mereka menjadi setia dan mengajak teman yang lainnya.
Pelanggan pun semakin banyak disertai jadwal kunjungan yang semakin sering.
Hari ini untuk masalah rambut, minggu depan untuk masalah kulit berkerut dan
seterusnya.
Sangat
jelas, hasil akhir berada di tangga kelima dimana profit atau laba datang
dengan sendirinya tentunya jumlah profit yang diperoleh mungkin dapat
mengejutkan karena tidak diperhitungkan sebelumnya.
Ternyata
dalam hal ini faktor untuk memajukan usaha dalam bidang salon aadalah
pelayanan. Sekarang yang menjadi pertanyaan kita apakah sebenarnya pelayanan
itu ? Kebutuhan setiap pelanggan datang ke salon tidak selalu sama, perlu
membuat identifikasi kebutuhan tersebut. Kemudian sesuaikan dengan keadaan,
kemampuan dan pengalaman lalu tetapkanlah jenis pelayanan yang akan disediakan.
apakah hanya difokuskan pada perawatan rambut, wajah atau facial atau
dilengkapi dengan perawatan tubuh atau melengkapi layanan SPA (Sante Par Aqua)
yang mulai menjamur dan banyak diminati. Semakin lengkap jasa yang tersedia
tentunya semakin baik, namun tentunya harus sesuai dengan besarnya dana
investasi dan sumber daya manusia yang dimiliki serta target market yang
dituju. Karena Investasi untuk menyediakan jasa facial cukup mahal apalagi SPA.
Selain
peralatan dan tata ruang. Pilihan produk yang akan dipakai perlu diperhatikan
unsur kualitasnya, jangan memberikan “over promising” (janji Berlebihan)
mengenai kegunaan dan hasil akhir dari suatu produk yang ditawarkan di salon.
Manfaatkan
dinding yang kosong dengan menempatkan rak-rak untuk menjual produk retail atau
eceran seperti lipstik, produk styling, produk perawatan ketombe, kerontokan
rambut, rambut kering dan kusam dan hindari menjual produk yang banyak terdapat
di supermarket, sebaiknya hanya menjual produk yang eksklusif untuk salon.
Produk seperti ini memberikan nilai tambah bagi penata rambut, karena dijual
melalui saran penata rambut, sebagai orang yang paling mengerti tentang rambut
dan permasalahannya.
Selain
itu range produk perlku komplit, agar dapat mengatasi segala jenis problem yang
dihadapi oleh client. akan terkesan sangat tidak profesional misalnya jika kita
menawarkan satu jenis shampoo untuk semua pelanggan. Jenis rambut orang tidak
sama, ada yang normal, agak kering, atau berminyak sekali. Shampo untuk rambut
normal dipakai di kulit kepala nberminyak akan menjadikan kulit kepala semakin
berminyak, sedangkan jenis kulit kepala kering menggunakan shampoo untuk rambut
berminyak hasilnya akan semakin kering, bisa langsung berketombe atau rontok.
Buatllah
kartu pelanggan untuk mencatat data pelanggan, dengan mendokumentasikan jenis
layanan dan masalah rambut yang pernah dikeluhkan serta perkembangannya selama
perawatan hal tersebut akan membantu kita dalam menawarkan alternatif solusii
secara lebih profesional.
Mutu
yang baik tidak perlu harus diikuti dengan harga yang mahal. apalagi konsumen
sekarang sudah sangat kritis dan persaingan di dunia salon semakin ketat,
ditandai dengan menjamurnya salon dimana-mana. Tawarkanlah harga yang pantas
dan bersaing.
Manajemen
yang baik akan sangat berperan menghasilkan pelayanan yang dapat dibanggakan.
Keteraturan dan pembagian tugas yang jelas, memperhatikan aspirasi dan pendapat
karyawan serta menci[ptakan suasana kerja yang nyaman dapat memotivasi
kreativitas. Salon sangat membutuhkan kreativitas dan lahirnya ide-ide baru
untuk bisa bertahan di lingkungan yang berubah begitu cepat di jaman internet
ini.
Tanpa
dukungan karyawan, pelayanan di salon tidak dapat maksimal. Mereka adalah ujung
tombak bisnis kita. Pribadi mereka yang ramah dan bersahabat, penampilan tyang
ceria dan penolong adalah tambang emaas buat usaha kita. Peran aktif mereka
untuk menawarkan produk-produk yang kita pajang di salon sangat dibutuhkan.
Pemahaman
dan keterampilan yang mereka miliki untuk melayani pelanggan perlu dikembangkan
dan disesuaikan dengan perkembangan terbaru. Berikanlah mereka kesempatan untuk
mengikuti seminar dan training guna mengumpulkan informasi terkini dari dunia
mode. rancanglah satu paket penghargaan dan sanksi untuk memottivasi dan
mendisiplinkan karyawan. Selanjutnya bentuk team work yang kompak dan saling
menfdukung. Receptionist sebagai orang pertama dan terakhir yang akan melakukan
kontak dengan calon pelanggan, perlu pelatihan ekstra agar dapat memandu calon
pelanggan mendapatkan pelayanan yang tepat dan cepat.
Salon
yang berotientasi pada pelayanan dan konsisten dengan itu tidak akan sempat
menghitung hari lagi, mereka akan super sibuk setiap hari, kecapean, tidur dan
bangun dengan keberuntungan bertumpuk sebelum mereka menyadarinya.
Ternyata
dari penjelasan di atas kunci untuk memajukan usaha salon di atas tersebut
terdiri dari 6 faktor sebagai berikut :
- Memenuhi kebutuhan pelanggan
- Kelengkapan pelayanan
- Mutu pelayanan yang memuaskan
- Harga yang wajar dan bersaing.
- Manjaemen yang baik
- Dukungan karyawan.
No comments:
Post a Comment