Ciri-Ciri Kewirausahaan
Ciri-ciri
kewirausahaan pada umumnya terlihat pada saat seseorang berkomunikasi untuk
mengumpulkan informasi dan pada saat seseorang wiraswastawan menjalin hubungan
dengan para relasi bisnisnya. Menurut Leland E. Hinsie dan Jacob Satzky
“characeter is defined as the pattern of behavior characteristis for given
individual”. Ungkapan tersebut dapat diartikan menurut ahli psikologi adalah
behavioristikatau sifat-sifat watak
dapat disamakan dengan sifat tingkah laku. Sedangkan menurut Socio psikologis,
manusia itu selalu mengadakan hubungan
baik dengan alam, maupun dengan dirinya sendiri.
Ciri-ciri
wiraswastawan sangat berhubungan dengan bermacam-macam cara, diantaranya dengan
adanya senang, gembira, marah, sayang, benci, kasihan, bekerja sama, rasa
cinta, bersaing dan lain-lain. Seorang wiraswastawan yang berhasil, salah satu
kuncinya yitu harus memiliki ciri-ciri yang baik dan menarik. Ciri-ciri seorang
wiraswastawan akan terlihat dan berkembang melalui ilmu pengetahuan, pengalaman
yang didapat dari hasil interaksinya dengan lingkungan.Dengan
demikian webenarnya pakah ciri-ciri itu ? Ciri-ciri
adalah sesuatu yang berkaitan erat dengan watak, perilaku, tabiat, sikap orang
terhadap perjuangan hidup untuk mencapai kebahagiaan baik lahir maupun batin.
Ciri-ciri
seorang wiraswastawan yang baik akan membawa ke arah kebenaran, keselamatan,
serta meningkatkan derajat dan martabatnya,. Seorang yang berwiraswasta harus
dapat bekerja sama dengan lingkungannya, bersambung rasa, bertukar pikiran
dengan sekelompok oraganisasi, sehingga dapat membentuk kebiasaan-kebiasaan
yang positif. Kebiasaan-kebiasaan yang positif itu misalnya adanya kerja keras,
disiplin, kemandirian, realistis, prestatif dan komitmen yang tinggi . Kesemua
itu merupakan ciri-ciri kewiraswastaan yang baik dan patut untuk dikembangkan.
Ciri-ciri wiraswastawan yang lainnya yang penting untuk dipahami dan dipelajari
yaitu adanya teknis mawas diri, umpan balik, tanggapan, ilmu pengetahuan, dan
keterampilan-keterampilan yang dimilikinya.
Dari uraian tersebut, ciri-ciri kewiraswastaan yang
peru dimiliki dan perlu dikembangkan yaitu beberapa hal berikut ini :
- Berbudi luhur
- Mampu bekerja keras dan berdisiplin.
- Madiri dan realistis
- Berprestasi dan berkomitmen tinggi.
- Dapat berpikir positif dan bertanggung jawab.
- Dapat mengendalikan emosi.
-Tidak ingkar janji, selalu menepati janji dan waktu.
- selalu belajar dari pengalaman baik pengalam baik
maupun buruk.
- dapat memperhitungkan resiko.
- Merasakan kebutuhan orang lain.
- Dapat bekerjasama dengan orang lain.
Dapat menghasilkan sesuatu bagi orang lain.
- Dapat mencari jalan keluar (way out0 Bagi setiap
permaslahan yang dihadapi.
-Dapat merancanakan sesuatu dengan tepat sebelum
melakukan tindakan.
Untuk
lebih jelasnya berikut ini akan diulas mengenai beberapa ciri-ciri
kewiraswastaan berdasarkan pendapat dari Bygrave yang terkenal dengan istilah
10D. Ciri-ciri yang dikemukakan oleh Bygrave tersebut adalah sebagai berikut.
- Dream
Seorang
yang akan berwiraswasta harus memiliki visi berupa keinginan untuk merubah masa depan pribadinya dan bisnisnya serta
memiliki kemampuan untuk mewujudkan apa yang dimimpikannya.
Seorang wiraswastawan yaitu orang yang tidak bekerja
lambat. Tetapi mereka selalu membuat keputusan secara cepat dengan penuh
perhitungan. Kecepatan dan ketepatan mengambil keputusan merupakan faktor atau
kunci untuk mencapai keberhasilan di dalam bisnisnya.
- Doers
Seorang
wiraswastawan memiliki ciri pada saat membuat keputusan selalu secara langsung
menindak lanjuti keputusan tersebut. disamping itu mereka giat melaksanakan
kegiatannya secara cepat . Seorang wiraswastawan tidak mau menunda-nunda
kesmpatan yang baik yang mereka temukan di dalam bisnisnya.
-
Determination
Seorang wiraswastawan, melaksanakan
kegiatan-kegiatannya dengan penuh perhatian. Rasa tanggung jawabnya tinggi dan
tidak mau menyerah begitu saja, walaupun dihadapkan pada rintangan yang tidak
mungkin dapat diatasi.
- Dedication
Seorang
wirasawstawan dedikasinya terhadap bisnisnya sangat tinggi, terkadang berani
mengorbankan kepentingan keluarga untuk sementara. Disamping itu dalam
menjalankan usahanya tidak mengenal lelah, dan semua perhatian dan kegiatannya
dipusatkan semata-mata untuk kegiatan bisnis yang digelutinya.
- Devotion
Seorang wiraswastawan selalu mencintai pekerjaan yang
dilakukannya dan produk yang dihasilkannya. Hal inilah yang mendorong
keberhasilan yang sangat efektif untuk menjual produknya.
- Destiny
Seorang
wiraswastawan selalu bertanggung jawab terhadap nasib dan tujuan yang hendak
dicapainya. Mereka merupakan orang-orang yang bebas dan tidak mau bergantung
kepada orang lain.
- Dollars
Seorang
wirsawstawan tidak mengutamakan mencapai kekayaan. Motivasinya buka karena
masalah uang. Uang dianggapnya sebagai ukuran keberhasilan bisnis yang
digelutinya. Mereka
berasumsi jika berhasil dalam bisnis yang
dilakukannya, maka ia pantas untuk memperoleh laba, bonus, atau bahkan hadiah.
- Distribute
Seorang
wiraswastawan bersedia mendistribusikan kepmilikan bisnisnya kepada orang-orang
yang dipercayanya, yaitu orang-orang yang bersifat kritis dan mau diajak untuk
meraih keberhasilan dalam bidang bisnis yang digelutinya.
Dengan
demikian ciri-ciri wiraswastawan yaitu merupakan salah satu alat yang akan
dapat menentukan berhasil atau tidaknya perjuanganhidup yang ditempuhnya.
1. Memahami Ciri-ciri kewiraswastaan
Untuk
memahami ciri-ciri kewiraswastaan dan keberhasilannya dalam bidang bisnis
selalu berhubungan dengan berbagai hal berikut ini.
berasumsi jika berhasil dalam bisnis yang
dilakukannya, maka ia pantas untuk memperoleh laba, bonus, atau bahkan hadiah.
- Distribute
Seorang
wiraswastawan bersedia mendistribusikan kepmilikan bisnisnya kepada orang-orang
yang dipercayanya, yaitu orang-orang yang bersifat kritis dan mau diajak untuk
meraih keberhasilan dalam bidang bisnis yang digelutinya.
Dengan
demikian ciri-ciri wiraswastawan yaitu merupakan salah satu alat yang akan
dapat menentukan berhasil atau tidaknya perjuanganhidup yang ditempuhnya.
1. Memahami Ciri-ciri kewiraswastaan
Untuk
memahami ciri-ciri kewiraswastaan dan keberhasilannya dalam bidang bisnis
selalu berhubungan dengan berbagai hal berikut ini.
tenrnyata mereka memang bekerja keras dan selalu
disiplin dalam menjalankan usahanya. Dengan adanya kerja keras dan disiplin di
dalam menjalankan usahanya itu, mereka akhirnya memiliki rasa kepuasan batin
yang tidak dapat dinikmati oeh profesi yang lainnya.
Kita
harus menyadari bahwa apa yang kita inginkan dan cita-citakan tidak akan
tercapai hanya dengan doa semata. Doa atau permohonan kepada tuhan harus
diikuti dengan kegiatan berusaha dan berpikirserta bekerja kerasserta penuh
keyakinan untuk dapat meraihnya.
Para
wiraswastawan yang memiliki kemauan yang keras dan penuh disiplin dapat
menggerakkan motivasi dirinya untuk bekerja secara serius dan
bersungguh-sungguh . Mereka semua tahan akan penderitaan dan selalu berjuang
untu memperbaiki nasibnya. Menurut Murphy dan Peck, bnnahwa untuk meraih sukses
dalam kariernya, seseorang harus memualinya dengan kerja keras. Setelah itu
baru diikuti dengan mencapai tujuannya dengan o rang lain, penampilan yang
baik, keyakinan diri, membuat keputusan, pendidikan, dorongan ambisi yang kuat,
dan pintar melakukan komunikasi dengan berbagai kalangan.
b. Mandiri dan Realistis
Seorang
wiraswastawan keberhasilannya dalam menjalankan usaha dilakukan secara mandiri
dan selalu berdasarkan pada hal-hal berikut ini :
- Menjalankan
pekerjaannya berdasarkan bakat yang dimilinya; kemampuan yang dimilikinya; penuh dengan keyakinan dan bersungguh-sungguh
melakukannya.
- Tidak terpengaruh oleh pekerjaan yang lain.
- Bekerja dengan penuh keyakinan sendiri.
Wiraswastawan
yang hidupnya percaya kepada diri sendiri yaitu orang yang sudah matang baik
jamani maupun rohaninya. Mereka memiliki pendapat sendiri dan ide-idenya selalu
realistis, serta memiliki kemampuan untuk menjalankan usahanya . Keberhasilan
nya bergantung pada kesediaannya untuk bertanggung jawab terhadap pekerjaannya
sendiri.
Kekuatan seorang wiraswastawan datangnya dari
tindakan sendiri dan ide yang realistis, bukan dari tindakan yang dilakukan
orang lain. Seorang wiraswastawan harus memiliki kemampuan hidup yang mandiri, merdeka lahir dan bathin, serta
berdasarkan hidup secara relaistis.
Dengan
adanya kemandirian dan realistis berarti wiraswastawan itu akan dapat melakukan
hal hal sebagai berikut :
- Menentukan kegiatan usahanya atas kemampuan
sendiri.
- Mengetahui kesempatan, kecakapan, dan kemampuan
sendiri.
- Mengetahui dan menyadari kekurangan dirinya.
- Memanfaatkn modal dan kekuatan secara mandiri.
Wiraswastawan
yang realistik selalu memiliki sifat-sifat toleransi, fleksibel, kreatif, dan
mampu menjalin hubungan dengan berbagai lingkungan masyarakat. Secara relaistis
atau secara nyata, seorang wiraswastawan di dalam menjalankan bisnisnya
harus Percaya pada dirinya sendiri; Percaya pada usahanya sendiri; Percaya pada
kekuatan sendiri; Percaya pada nasibnya sendiri.
Wiraswastawan tidak saja menyadari adanya
kerealistisan di dalam alam semesta, melainkan juga selalu menyadari bahwa
eksistensinya itu bersifat tujuan hidup. Wiraswastawan merupakan penemu,
pengemban, pelopor dalam usaha untuk memajukan taraf hidup dan secara realitsis
ditujukan untuk dirinya sendiri; Keluarganya; masyarakat, dan amnusia pada
umumnya.
c. Berprestasi dan memiliki komitmen yang Tinggi
Para
wiraswastawan harus memiliki komitmen yang tinggi terhadap usahanya. Artinya
wiraswastawan harus setiap waktu pikirannya tidak lepas dari prusahaannya atau
bisnis yang dibentuknya. Para wiraswastawan harus selalu menggapai prestasi,
artinya harus selalu berambisi ingin meraih kemajuan dalam bidang usaha yang
dibentuknya.
Para
wiraswastawan yang ingin berhasil atau berprestasi janganlah loyo, atau pasrah
mnyerah begitu saja tidak mau berjuang tetapi harus bersemangat tinggi dan berjuang demi ambisi untuk kemajuan
dengan komitmen yang tinggi terhadap pekerjaannya. Wiraswastawan yang gigih
dalam
menghadapi pekerjaan dan tantangan, biasanya banyak
meraih keberhasilan dalam kehidupannya. Apapun jenis pekerjaan, atau profesi
yang dilakukannya dihadapinya dan harus mampu mekihat ke depan dan berjuang
untuk mencapai apa yang diidamidamkannya.
Dengan
memilii komitmen yang tinggi terhadap usaha yang dibentuknya, wiraswastawan
tersebut tentunya akan berhasil di dalam menjalankan usahanya. Untuk menjadi
seorang wiraswastawan yang berhasil harus memiliki ciri-ciri atau karakteristik
sebagai gerikut :
- Percaya diri, yaitu keyakinan terhadap diri
nya sendiri akan usaha yang dibentuknya akan meraih keberhasilan. Ketidak
bergantungan pada orang lain dalam mengelola usahanya. dan individualistik
optimisme.
- Berorientasi pada tugas dan hasil dengan
cara membutuhkan prestasi demi kemajuan; berorientasi pada laba; ketekunan dan
ketabahan ; bekerja keras; memiliki
dorongan yan kuat.
- Berani mengambil resiko dalam hal ini harus
didukung dengan sifat yang energik dan berinisiatif tinggi; disamping itu menyukai tantangan dan tidak
takut dengan resiko yqg akan dihadapi dalam usaha yang dikelolanya.
- Memiliki jiwa kepemimpinan, yaitu
bertingkah laku seagai pemimpin; dapat bergaul dengan berbagai kalangan
masyarakat dan selalu menanggapi saran-saran dan kritik dengan pemikiran yang
positif.
- Keorisinilan, yaitu inovatif, kreatif, dan
fleksibel serta memiliki banyak sumber danmengetahu banyak atauu serba bisa.
- Hidupnya
berorientasi ke masa depan, yaitu ,e,iliki pandangan ke masa depan dan meiliki
perspektif hidup.
Ciri-ciri
kewiraswastaan tersebut apabila diterapkan dalam kegiatan usaha atau bisnis,
antara lain adalah sebagai berikut :
- Memiliki tekad yang kuat untuk berusaha,
tetapi bukan karena terpaksa.
- selalu mawas diri dan bertekad bulat untuk selalu
berusaha maju, setelah menerima umpan balik.
- Memiliki pemikiran
ada kemungkinan gagal dalam usaha yang dibetuknya namun ia tidak gentar untuk
menghadapinya.
- Selalu berpikir positif karena ingin kreatif.
Ciri-ciri
atau karakteristik wirasawata yang dijelaskan di atas adalah menurut pendapat
BN, Marbun, 1993. Disamping harus memiliki ciri-ciri atau karakteristik yang
baik seperti yang dijelaskan di atas, seorang wiraswastawan juga perlu memiliki
pengetahuan yahg cukup guna memperoleh peluang bisnis, menyusun konsep usahya.
Beroperasi , berorganisasi dan mengembangkan ketabahan dalam menjalankan
usahanya. Oleh karena itu disamping harus memiiki pengetahuan, wiraswastawan
perlu juga menekuni bidang usaha yang digelutinya, dan berperan langsung dalam
kegiatan usahanya dan selalu bertanggung jawab.
Ciri-ciri
wiraswasta yang akan memperoleh keberhasilan menurut Zimmer dan Scarborough,
adalah sebagai berikut :
- Memilii komitmen
yang tinggi terhadap tugas dan uasahanya. Boleh dikatakan setiap saat
pikirannya tidak lepas dari berpikir tentang perusahaan yang dibentuknya.
- Mau bertanggung
jawab terhadap segala bentuk tindakan yang dilakukannya dan elalu diikuti
dengan rasa penuh tanggung jawab dan tidak takut rugi.
- Keinginan
bertanggung jawab ini sangat erat hubungannya dengan mempertahankan internal
yaitu minat kewiraswastaan dalam dirinya.
- Peluang untuk
mencapai obsesi. Seorang wiraswastawan memiliki obesesi untuk mencapai prestasi
yang tinggi dan ini dapat diciptakannya.
- Toleransi dalam menghadapi resiko, kebimbangan dan
ketidakpastian.
- Memiliki keyakinan pada dirinya.
- Kreatif dan fleksibel.
- Energi k tinggi.
Wiraswastawan lebih energik jika dibandingkan dengan rata-rata orang lain.
- Motivasi untuk
selalu lebih unggul. Seorang wiraswastawan memiliki motivasi untuk bekerja
lebih baik dan lebih unggul dari apa yang sudah ia kerjakan.
- Berorientasi ke masa depan
- Mau belajar dari
kegagalan. seorang wiraswastawan tidak takut gagal, mereka selalu memusatkan
perhatiannya pada kesuksesan di masa depan dan menggunakan kegagalan sebagai
pengalaman yang berharga.
- Memiliki kemampuan
memimpin. Seorang wiraswastawan harus mampu menjadi pendamping yang baik,.
Mereka memiliki sumber daya manusia dengan berbagai macam ciri-cirinya. Mereka
juga memimpin sumber daya manusia yang harus dikelola sebaik-baiknya.
Jika
kita secara jujur dan agresif ingin mengejar suatu tujuan berwirausaha, maka
kamu akan dapat mencapai hasil-hasil yang positif. Jika kita berorientasi pada
tujuan berwiraswasta, maka akan mendorong munculnya sifat-sifat kita yang
paling baik.
berusaha m encapai suatu hasil secara sempurnqa
dengan satu tujuan dalam jangka waktu yang sangat lama, hanya akan menghambat
perkembangan dan pertumbuhan usaha kita sendiri.
No comments:
Post a Comment