Friday, 27 January 2017

Ciri-Ciri Kewirausahaan



Ciri-Ciri Kewirausahaan
            Ciri-ciri kewirausahaan pada umumnya terlihat pada saat seseorang berkomunikasi untuk mengumpulkan informasi dan pada saat seseorang wiraswastawan menjalin hubungan dengan para relasi bisnisnya. Menurut Leland E. Hinsie dan Jacob Satzky “characeter is defined as the pattern of behavior characteristis for given individual”. Ungkapan tersebut dapat diartikan menurut ahli psikologi adalah behavioristikatau  sifat-sifat watak dapat disamakan dengan sifat tingkah laku. Sedangkan menurut Socio psikologis, manusia itu selalu  mengadakan hubungan baik dengan alam, maupun dengan dirinya sendiri.
            Ciri-ciri wiraswastawan sangat berhubungan dengan bermacam-macam cara, diantaranya dengan adanya senang, gembira, marah, sayang, benci, kasihan, bekerja sama, rasa cinta, bersaing dan lain-lain. Seorang wiraswastawan yang berhasil, salah satu kuncinya yitu harus memiliki ciri-ciri yang baik dan menarik. Ciri-ciri seorang wiraswastawan akan terlihat dan berkembang melalui ilmu pengetahuan, pengalaman yang didapat dari hasil interaksinya dengan lingkungan.Dengan

demikian webenarnya pakah ciri-ciri itu ? Ciri-ciri adalah sesuatu yang berkaitan erat dengan watak, perilaku, tabiat, sikap orang terhadap perjuangan hidup untuk mencapai kebahagiaan  baik lahir maupun batin.
            Ciri-ciri seorang wiraswastawan yang baik akan membawa ke arah kebenaran, keselamatan, serta meningkatkan derajat dan martabatnya,. Seorang yang berwiraswasta harus dapat bekerja sama dengan lingkungannya, bersambung rasa, bertukar pikiran dengan sekelompok oraganisasi, sehingga dapat membentuk kebiasaan-kebiasaan yang positif. Kebiasaan-kebiasaan yang positif itu misalnya adanya kerja keras, disiplin, kemandirian, realistis, prestatif dan komitmen yang tinggi . Kesemua itu merupakan ciri-ciri kewiraswastaan yang baik dan patut untuk dikembangkan. Ciri-ciri wiraswastawan yang lainnya yang penting untuk dipahami dan dipelajari yaitu adanya teknis mawas diri, umpan balik, tanggapan, ilmu pengetahuan, dan keterampilan-keterampilan yang dimilikinya.
Dari uraian tersebut, ciri-ciri kewiraswastaan yang peru dimiliki dan perlu dikembangkan yaitu beberapa hal berikut ini :
- Berbudi luhur
- Mampu bekerja keras dan berdisiplin.
- Madiri dan realistis
- Berprestasi dan berkomitmen tinggi.
- Dapat berpikir positif dan bertanggung jawab.
- Dapat mengendalikan emosi.
-Tidak ingkar janji, selalu menepati janji dan waktu.
- selalu belajar dari pengalaman baik pengalam baik maupun buruk.
- dapat memperhitungkan resiko.
- Merasakan kebutuhan orang lain.
- Dapat bekerjasama dengan orang lain.
Dapat menghasilkan sesuatu bagi orang lain.
- Dapat mencari jalan keluar (way out0 Bagi setiap permaslahan yang dihadapi.
-Dapat merancanakan sesuatu dengan tepat sebelum melakukan tindakan.
            Untuk lebih jelasnya berikut ini akan diulas mengenai beberapa ciri-ciri kewiraswastaan berdasarkan pendapat dari Bygrave yang terkenal dengan istilah 10D. Ciri-ciri yang dikemukakan oleh Bygrave tersebut adalah sebagai berikut.
- Dream
            Seorang yang akan berwiraswasta harus memiliki visi berupa keinginan untuk merubah  masa depan pribadinya dan bisnisnya serta memiliki kemampuan untuk mewujudkan apa yang dimimpikannya.

- Decisiveness

Seorang wiraswastawan yaitu orang yang tidak bekerja lambat. Tetapi mereka selalu membuat keputusan secara cepat dengan penuh perhitungan. Kecepatan dan ketepatan mengambil keputusan merupakan faktor atau kunci untuk mencapai keberhasilan di dalam bisnisnya.

- Doers
            Seorang wiraswastawan memiliki ciri pada saat membuat keputusan selalu secara langsung menindak lanjuti keputusan tersebut. disamping itu mereka giat melaksanakan kegiatannya secara cepat . Seorang wiraswastawan tidak mau menunda-nunda kesmpatan yang baik yang mereka temukan di dalam bisnisnya.

- Determination
Seorang wiraswastawan, melaksanakan kegiatan-kegiatannya dengan penuh perhatian. Rasa tanggung jawabnya tinggi dan tidak mau menyerah begitu saja, walaupun dihadapkan pada rintangan yang tidak mungkin dapat diatasi.

- Dedication
            Seorang wirasawstawan dedikasinya terhadap bisnisnya sangat tinggi, terkadang berani mengorbankan kepentingan keluarga untuk sementara. Disamping itu dalam menjalankan usahanya tidak mengenal lelah, dan semua perhatian dan kegiatannya dipusatkan semata-mata untuk kegiatan bisnis yang digelutinya.

- Devotion
Seorang wiraswastawan selalu mencintai pekerjaan yang dilakukannya dan produk yang dihasilkannya. Hal inilah yang mendorong keberhasilan yang sangat efektif untuk menjual produknya.

- Destiny
            Seorang wiraswastawan selalu bertanggung jawab terhadap nasib dan tujuan yang hendak dicapainya. Mereka merupakan orang-orang yang bebas dan tidak mau bergantung kepada orang lain.

- Dollars
            Seorang wirsawstawan tidak mengutamakan mencapai kekayaan. Motivasinya buka karena masalah uang. Uang dianggapnya sebagai ukuran keberhasilan bisnis yang digelutinya. Mereka 

berasumsi jika berhasil dalam bisnis yang dilakukannya, maka ia pantas untuk memperoleh laba, bonus, atau bahkan hadiah.

 - Distribute
            Seorang wiraswastawan bersedia mendistribusikan kepmilikan bisnisnya kepada orang-orang yang dipercayanya, yaitu orang-orang yang bersifat kritis dan mau diajak untuk meraih keberhasilan dalam bidang bisnis yang digelutinya.
            Dengan demikian ciri-ciri wiraswastawan yaitu merupakan salah satu alat yang akan dapat menentukan berhasil atau tidaknya perjuanganhidup yang ditempuhnya.

1. Memahami Ciri-ciri kewiraswastaan
            Untuk memahami ciri-ciri kewiraswastaan dan keberhasilannya dalam bidang bisnis selalu berhubungan dengan berbagai hal berikut ini.
berasumsi jika berhasil dalam bisnis yang dilakukannya, maka ia pantas untuk memperoleh laba, bonus, atau bahkan hadiah.

 - Distribute
            Seorang wiraswastawan bersedia mendistribusikan kepmilikan bisnisnya kepada orang-orang yang dipercayanya, yaitu orang-orang yang bersifat kritis dan mau diajak untuk meraih keberhasilan dalam bidang bisnis yang digelutinya.
            Dengan demikian ciri-ciri wiraswastawan yaitu merupakan salah satu alat yang akan dapat menentukan berhasil atau tidaknya perjuanganhidup yang ditempuhnya.

1. Memahami Ciri-ciri kewiraswastaan
            Untuk memahami ciri-ciri kewiraswastaan dan keberhasilannya dalam bidang bisnis selalu berhubungan dengan berbagai hal berikut ini.
tenrnyata mereka memang bekerja keras dan selalu disiplin dalam menjalankan usahanya. Dengan adanya kerja keras dan disiplin di dalam menjalankan usahanya itu, mereka akhirnya memiliki rasa kepuasan batin yang tidak dapat dinikmati oeh profesi yang lainnya.
            Kita harus menyadari bahwa apa yang kita inginkan dan cita-citakan tidak akan tercapai hanya dengan doa semata. Doa atau permohonan kepada tuhan harus diikuti dengan kegiatan berusaha dan berpikirserta bekerja kerasserta penuh keyakinan untuk dapat meraihnya.
            Para wiraswastawan yang memiliki kemauan yang keras dan penuh disiplin dapat menggerakkan motivasi dirinya untuk bekerja secara serius dan bersungguh-sungguh . Mereka semua tahan akan penderitaan dan selalu berjuang untu memperbaiki nasibnya. Menurut Murphy dan Peck, bnnahwa untuk meraih sukses dalam kariernya, seseorang harus memualinya dengan kerja keras. Setelah itu baru diikuti dengan mencapai tujuannya dengan o rang lain, penampilan yang baik, keyakinan diri, membuat keputusan, pendidikan, dorongan ambisi yang kuat, dan pintar melakukan komunikasi dengan berbagai kalangan.
b. Mandiri dan Realistis
            Seorang wiraswastawan keberhasilannya dalam menjalankan usaha dilakukan secara mandiri dan selalu berdasarkan pada hal-hal berikut ini :
- Menjalankan pekerjaannya berdasarkan bakat yang dimilinya; kemampuan yang dimilikinya;  penuh dengan keyakinan dan bersungguh-sungguh melakukannya.
- Tidak terpengaruh oleh pekerjaan yang lain.
- Bekerja dengan penuh keyakinan sendiri.
            Wiraswastawan yang hidupnya percaya kepada diri sendiri yaitu orang yang sudah matang baik jamani maupun rohaninya. Mereka memiliki pendapat sendiri dan ide-idenya selalu realistis, serta memiliki kemampuan untuk menjalankan usahanya . Keberhasilan nya bergantung pada kesediaannya untuk bertanggung jawab terhadap pekerjaannya sendiri.
Kekuatan seorang wiraswastawan datangnya dari tindakan sendiri dan ide yang realistis, bukan dari tindakan yang dilakukan orang lain. Seorang wiraswastawan harus memiliki kemampuan hidup yang  mandiri, merdeka lahir dan bathin, serta berdasarkan hidup secara relaistis.
            Dengan adanya kemandirian dan realistis berarti wiraswastawan itu akan dapat melakukan hal hal sebagai berikut :
- Menentukan kegiatan usahanya atas kemampuan sendiri.
- Mengetahui kesempatan, kecakapan, dan kemampuan sendiri.
- Mengetahui dan menyadari kekurangan dirinya.
- Memanfaatkn modal dan kekuatan secara mandiri.
            Wiraswastawan yang realistik selalu memiliki sifat-sifat toleransi, fleksibel, kreatif, dan mampu menjalin hubungan dengan berbagai lingkungan masyarakat. Secara relaistis atau secara nyata, seorang wiraswastawan di dalam menjalankan bisnisnya harus  Percaya pada dirinya sendiri;  Percaya pada usahanya sendiri; Percaya pada kekuatan sendiri; Percaya pada nasibnya sendiri.
Wiraswastawan tidak saja menyadari adanya kerealistisan di dalam alam semesta, melainkan juga selalu menyadari bahwa eksistensinya itu bersifat tujuan hidup. Wiraswastawan merupakan penemu, pengemban, pelopor dalam usaha untuk memajukan taraf hidup dan secara realitsis ditujukan untuk dirinya sendiri; Keluarganya; masyarakat, dan amnusia pada umumnya.

c. Berprestasi dan memiliki komitmen yang Tinggi
            Para wiraswastawan harus memiliki komitmen yang tinggi terhadap usahanya. Artinya wiraswastawan harus setiap waktu pikirannya tidak lepas dari prusahaannya atau bisnis yang dibentuknya. Para wiraswastawan harus selalu menggapai prestasi, artinya harus selalu berambisi ingin meraih kemajuan dalam bidang usaha yang dibentuknya.
            Para wiraswastawan yang ingin berhasil atau berprestasi janganlah loyo, atau pasrah mnyerah begitu saja tidak mau berjuang tetapi harus bersemangat tinggi  dan berjuang demi ambisi untuk kemajuan dengan komitmen yang tinggi terhadap pekerjaannya. Wiraswastawan yang gigih dalam
menghadapi pekerjaan dan tantangan, biasanya banyak meraih keberhasilan dalam kehidupannya. Apapun jenis pekerjaan, atau profesi yang dilakukannya dihadapinya dan harus mampu mekihat ke depan dan berjuang untuk mencapai apa yang diidamidamkannya.
            Dengan memilii komitmen yang tinggi terhadap usaha yang dibentuknya, wiraswastawan tersebut tentunya akan berhasil di dalam menjalankan usahanya. Untuk menjadi seorang wiraswastawan yang berhasil harus memiliki ciri-ciri atau karakteristik sebagai gerikut :
-   Percaya diri, yaitu keyakinan terhadap diri nya sendiri akan usaha yang dibentuknya akan meraih keberhasilan. Ketidak bergantungan pada orang lain dalam mengelola usahanya. dan individualistik optimisme.
-      Berorientasi pada tugas dan hasil dengan cara membutuhkan prestasi demi kemajuan; berorientasi pada laba; ketekunan dan ketabahan ;  bekerja keras; memiliki dorongan yan kuat.
-   Berani mengambil resiko dalam hal ini harus didukung dengan sifat yang energik dan berinisiatif tinggi;  disamping itu menyukai tantangan dan tidak takut dengan resiko yqg akan dihadapi dalam usaha yang dikelolanya.
-    Memiliki jiwa kepemimpinan, yaitu bertingkah laku seagai pemimpin; dapat bergaul dengan berbagai kalangan masyarakat dan selalu menanggapi saran-saran dan kritik dengan pemikiran yang positif.
-    Keorisinilan, yaitu inovatif, kreatif, dan fleksibel serta memiliki banyak sumber danmengetahu banyak atauu serba bisa.
-    Hidupnya berorientasi ke masa depan, yaitu ,e,iliki pandangan ke masa depan dan meiliki perspektif hidup.
            Ciri-ciri kewiraswastaan tersebut apabila diterapkan dalam kegiatan usaha atau bisnis, antara lain adalah sebagai berikut :
- Memiliki tekad yang kuat untuk berusaha, tetapi bukan karena terpaksa.

- selalu mawas diri dan bertekad bulat untuk selalu berusaha maju, setelah menerima umpan balik.
- Memiliki pemikiran ada kemungkinan gagal dalam usaha yang dibetuknya namun ia tidak gentar untuk menghadapinya.
- Selalu berpikir positif karena ingin kreatif.
            Ciri-ciri atau karakteristik wirasawata yang dijelaskan di atas adalah menurut pendapat BN, Marbun, 1993. Disamping harus memiliki ciri-ciri atau karakteristik yang baik seperti yang dijelaskan di atas, seorang wiraswastawan juga perlu memiliki pengetahuan yahg cukup guna memperoleh peluang bisnis, menyusun konsep usahya. Beroperasi , berorganisasi dan mengembangkan ketabahan dalam menjalankan usahanya. Oleh karena itu disamping harus memiiki pengetahuan, wiraswastawan perlu juga menekuni bidang usaha yang digelutinya, dan berperan langsung dalam kegiatan usahanya dan selalu bertanggung jawab.
            Ciri-ciri wiraswasta yang akan memperoleh keberhasilan menurut Zimmer dan Scarborough, adalah sebagai berikut :
- Memilii komitmen yang tinggi terhadap tugas dan uasahanya. Boleh dikatakan setiap saat pikirannya tidak lepas dari berpikir tentang perusahaan yang dibentuknya.
- Mau bertanggung jawab terhadap segala bentuk tindakan yang dilakukannya dan elalu diikuti dengan rasa penuh tanggung jawab dan tidak takut rugi.
- Keinginan bertanggung jawab ini sangat erat hubungannya dengan mempertahankan internal yaitu minat kewiraswastaan dalam dirinya.
- Peluang untuk mencapai obsesi. Seorang wiraswastawan memiliki obesesi untuk mencapai prestasi yang tinggi dan ini dapat diciptakannya.
- Toleransi dalam menghadapi resiko, kebimbangan dan ketidakpastian.
- Memiliki keyakinan pada dirinya.
- Kreatif dan fleksibel.
- Energi k tinggi. Wiraswastawan lebih energik jika dibandingkan dengan rata-rata orang lain.
- Motivasi untuk selalu lebih unggul. Seorang wiraswastawan memiliki motivasi untuk bekerja lebih baik dan lebih unggul dari apa yang sudah ia kerjakan.
- Berorientasi ke masa depan
- Mau belajar dari kegagalan. seorang wiraswastawan tidak takut gagal, mereka selalu memusatkan perhatiannya pada kesuksesan di masa depan dan menggunakan kegagalan sebagai pengalaman yang berharga.
- Memiliki kemampuan memimpin. Seorang wiraswastawan harus mampu menjadi pendamping yang baik,. Mereka memiliki sumber daya manusia dengan berbagai macam ciri-cirinya. Mereka juga memimpin sumber daya manusia yang harus dikelola sebaik-baiknya.
            Jika kita secara jujur dan agresif ingin mengejar suatu tujuan berwirausaha, maka kamu akan dapat mencapai hasil-hasil yang positif. Jika kita berorientasi pada tujuan berwiraswasta, maka akan mendorong munculnya sifat-sifat kita yang paling baik.
berusaha m encapai suatu hasil secara sempurnqa dengan satu tujuan dalam jangka waktu yang sangat lama, hanya akan menghambat perkembangan dan pertumbuhan usaha kita sendiri.
 
 
 
 

No comments:

Post a Comment