Tujuan dan Fungsi Kewiraswastaan
Tujuan
Kewiraswastaan dapat diuraikan sebagai berikut :
- Untuk meningkatkan jumlah wiraswastawan yang
bermutu.
- Mewujudkan
kemampuan dan kemnatapan para eiswastawan untuk menghasilkan kemajuan dan
kesejahteraan masyarakat.
- Untuk membudayakan
semangat, sikap, perilaku, dan kemampuan kewirasawastaan di kalangan masyarakat
yang mampu, handal, dan unggul.
- Untuk mengembangkan kesadaran dan orientasi
kewiraswastaan yang tangguh dan kuat terhadap masyarakat.
Sedangkan
fungsi adanya para wiraswastawan, yaitu beberapa hal berikut ini :
- Untuk memberi bantuan kepada orang lain dan
pembangunan sosial, sesuai dengan kemampuannya.
- Untuk menambah
daya tampung lapangan kerja atau menciptyakan lapangan kerja baru, sehingga
dapat mengurangi angka pengangguran.
- Untuk memberi
suatu contoh bagaimana harus bekerja keras dengan tekun tetapi tidak melupakan
perintah-perintah agama.
- Untuk menjadi contoh bagi semua anggotan
masyrarakat sebagai pribadi yang unggul yang patut diteladani.
- Berfugsi sebagai
pembangkit pembangunan lingkungan, pribadi, distribusi, pemeliharaan lingkungan,
dan kesejahteraan.
- Berfungsi untuk
mendidik setiap orang sehingga dapat
mandiri, disiplin, tekun, dan jujur dalam menghadapi kehidupan.
- Berfungsi untuk mendidik masyarakat agar hidup
secara efisien, tidak bergaya hidup konsumtif dan tidak melakukan pemborosan.
Untuk tercapainya fungsi dan tujuan kewiraswataan
tersebut, salah satu usaha yang sekarang ini ditempuh yaitu memperoleh peluang
dan mendorong tumbuhnya semangat wiraswasta di kalangan masyarakat Indonesia
sebab para wirasawastawan inilah yang mampu menciptakan lapangan kerja baru
sehingga dapat menyerap tenaga kerja baru yang lebih banyak dan pada akhirnya
akan terciptalah pemerataan pendapatan.
Para
wiraswastawan ini merupakan figur pemimpin dan mereka haruslah menunjukkansifat
kepemimpinan pada saat melaksanakan kegiatan-kegiatan usahanya. Para
wiraswastawan selalu berani mengambil resiko yang tentunya telah diperhitungkan
dan menyukai tantangan dari risikonya itu.
Berwiraswasta
merupakan suatu gaya hidup dan prinsip-prinsip tertentu yang akan dapat
mempengaruhi stratedi dalam menntukan dan mengembangkan karier. apabila kanu
menjadi seorang wiraswastawan haruslah bersifat fleksibel dan memiliki daya
imajinasi yang tinggi, serta
mampu
merencanakan dan mengambil resiko serta mengambil keputusan-keputusan
demi mencapai tujuan yang telah direncanakan.
Selanjutnya
agar lebih jelasnya mengenai fungsi dan tujuan kewiraswastaan ini, marilah kita
lihat sasaran dan asas kewiraswastaan. Sasaran kewiraswastaan terdiri dari
beberapa hal sebagai berikut :
- Para generasi muda
pada umumnya, baik anak-anak sekolah, maupun anak-anak putus sekolah serta para
calon wiraswastawan dari golongan lainnya.
- Para pelaku ekonomi yang terdiri dari para
pengusaha kecil dan koperasi.
- Instansi pemerintahan yang melakukan kegiatan
usaha semisal BUMN, organisasi profesi, dan kelompok-kelompok masyarakat.
Sedangkan
asas-asas kewiraswastaan dapat dijelaskan berikut ini :
- Kemampuan untuk berkarya di dalam kebersamaan yang
berlandaskan pada etika bisnis yang sehat.
- Kemampuan bekerja secara teku, ulet, teliti, dan
produktif.
- Kemampuan dalam
memecahkan permasalahan dan mampu mengambil keputusansecara sistematis,
termasuk keberanian menghadapi resiko bisnis yang dilakukan.
- Kemampuan berkarya dengan semangat dan jiwa
kemandirian.
- Mampu berpikir dan bertindak secara kreatif dan
inovatif.
Jika
kita akan menggeluti kewiraswastaan, maka beberapa keuntungan yang akan
diperoleh adalah sebagai berikut :
- Terbuka peluang kesempatan untuk menjadi seorang
pemimpin pada suatu perusahaan walaupun kecil.
- Terbuka pelluang untuk mencapai tujuan yang telah
dikehendaki dan direncanakan oleh sendiri.
- Terbuka peluang untuk mendapatkan manfaat dan
keuntungan secara maksimal.
- Terbuka peluang untuk dapat membantu masyarakat
dengan usaha-usaha yangnyata.
- Terbuka peluang untuk mendemontrasikan potensi yang
terdapat di dalam diri sendiri secara maksimal.
Para
wiraswastawan harus dapat meluangkan sebagian besar waktunya untuk merencanakan
kegiatan-kegiatan usahanya. Para wiraswastawan perlu mengelola waktumyasecara
efektif dan kuncinya dalam cara menggunakan waktu tersebut terletak pada
manajemen usahanya yang lebih baik. Selanjutnya para wiraswastawan harus
memiliki pandangan hidup yang sehat. Mereka itu merupakan individu-individu
yang matang di dalam mengembangkan suatu cara menilai pengalaman-pengalamannya.
Disamping
itu para wiraswastawan, selalu memberikan darma bhaktinya kepada negara dan
bangsa, antara lain :
- sebagai pengusaha untuk mengatasi kesulitan-kesulita dalam lapangan
kerja dan meningkatkan pendapatan masyarakat.
- Sebagai pengusaha
yang memberikan darma bhaktinya di dalam melancarkan proses produksi, konsumsi,
dan distribusnya.
- Sebagai pejuang
bangsa di dalam bidang perekonomian dfan meningkatkan ketahanan nasional, seta
mengurangi ketergantungan pada bangsa lainnya.
ntuk
dapat menjadi seorang wiraswastawan yang baik dan sukses beberapa syarata yang
harus dipenuhi antara lain yaitu sebagai berikut :
- Harus ditunjang dengan pendidikan formal dan
kreatif.
- Harus memiliki semangat yang tinggi, berani, serta
bertanggung jawab.
- Harus terampil
sera mampu berfikir positif, dan ulet serta mampu menganalisa dengan
tepat, sistematis dan metodologis.
- Harus berwatak baik dan berbudi luhur.
- Harus mampu mengorganisasikan diri sendiri.
- Harus mampu bergaul dan bersifat luwes.
Harus mengutamakan keberhasilan.
- Tidak konsumtif dan melakukan pemborosan
No comments:
Post a Comment